[close]

Kepada Yth,

Ketua DPD/DPW PERHIPTANI Seluruh Indonesia

Mohon kesediaan mengisi DATABASE ANGGOTA PERHIPTANI di wilayahnya, seperti format yang terdapat dalam website

Menu Download - Format isian Database PERHIPTANI

dan dikirim kembali melalui email ke dpp_perhiptani@yahoo.co.id

Terima Kasih

Sekjen

Lamhi Hutauruk

Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:58:38 WIB
MATERI PENGARAHAN Dr Ir. H. ISRAN NOOR, M.Si PADA PEMBUKAAN TEMU PROFESI PERHIPTANI, ACEH
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 3037 kali

 

MATERI  PENGARAHAN  Dr Ir. H. ISRAN  NOOR, M.Si

PADA PEMBUKAAN TEMU PROFESI PERHIPTANI 07 MEI 2017 DI BANDA ACEH.

 

 

 Temu Profesi adalah salah satu kegiatan PERHIPTANI pada tanggal 07 Mei 2017  di Banda Aceh, untuk memeriahkan  Acara Puncak KONGRES PERHIPTANI. Acara ini mengambil tempat di Gedung  Kebudayaan Banda Aceh,  dihadiri lebih 1. 000 penyuluh yang berasal dari seluruh Indonesia.  Dalam Acara Pembukaan Temu Profesi yang digabung dengan Acara Pembukaan Kongres, DR Ir Isran Noor, M Si, Ketua Umum PERHIPTANI menyampaikan Materi Pengarahan, sebagai berikut

 

Temu Profesi merupakan sarana untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan bagi anggota Perhiptani. Mudah mudahan Temu Profesi  memberikan dampak positif bagi penyuluh,  kita semua, dan  petani nelayan. Peran dan kontribusi penyuluh pertanian itu sangat besar untuk memback up produksi , produktifitas pertanian, dan merubah sikap petani dan mengembangkan penyuluhan. Mudah –mudahan hasil Temu Profesi ini dirumuskan dengan baik sebagai acuan dalam meningkatkan profesi dan organisasi PERHIPTANI.

 

PERHIPTANI tidak ada gaji, tidak ada honor. Tetapi, setiap tahun PERHIPTANI melaksanakan pertemuan ditingkat  DPP Pusat , DPW Provinsi, DPD Kabupaten dan DPC Kecamatan. Jika  kita hitung pertemuan ditingkat  DPP , DPW, DPD dan DPC berjumlah 7.342 kali dan setiap pertemuan mencapai biaya  rata-rata 10 Juta, berapa besar kontribusi PERHIPTANI kepada negara ini. Tidak pernah dihitung atau di minta ganti oleh penyuluh kepada  Pemerintah.

Dalam pengangkatan THL-TBPP, PERHIPTANI mendesak kepada Pemerintah agar  tidak ada diskriminasi bagi THL-TBPP dibawah 35 tahun dan diatas 35 tahun. PERHIPTANI mengharapkan agar pengangkatan THL-TBPP bukan didasarkan kepada UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN. Perlu dipertimbangkan bahwa THL-TBPP yang berumur diatas 35 tahun   lebih berpengalaman dalam melakukan tugas.

Kita mengucapkan terimakasih  kepada TNI atas keterlibatan dalam pembangunan pertanian di daerah.  Namun kenyataan pada akhir – akhir ini, TNI memiliki nama yang lebih baik dibanding penyuluh di dunia pertanian maupun Presiden.

Terimakasih kepada Pak Nazaruddin Ketua DPW PERHIPTANI Aceh dan semua anggota yang telah mensukseskan acara ini dengan sangat baik dan lancar dan penghargaan setinggi – tingginya kepada masyarakat Aceh. Kesempatan ini saya menyampaikan terimakasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya karena penyelenggaraan kita dalam kondisi memprihatinkan karena daerah mengalami defisit anggaran.

Lamhi




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)